{"id":2807,"date":"2025-05-19T21:16:16","date_gmt":"2025-05-19T14:16:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v2\/?p=2807"},"modified":"2025-05-19T21:16:16","modified_gmt":"2025-05-19T14:16:16","slug":"panduan-jalur-masuk-spmb-smansa-2025-untuk-calon-murid","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/panduan-jalur-masuk-spmb-smansa-2025-untuk-calon-murid\/","title":{"rendered":"Panduan Jalur Masuk SPMB SMANSA 2025 untuk Calon Murid"},"content":{"rendered":"\n<p>Sesuai dengan juknis yang telah keluar, untuk pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru tahun ajarn 2025-2026 ini calon murid baru bisa masuk ke SMANSA dengan memanfaatkan 4 jalur masuk yang sudah disediakan, yaitu jalur domisili, prestasi, afirmasi dan mutasi. Untuk penjelasan singkat dan kuota masing-masing jalur silahkan baca keterangan di bawah (<em>klik judul untuk membuka<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details has-vivid-red-color has-text-color has-link-color has-large-font-size wp-elements-b73d0e219842dd80d87b1a0c722d26a7 is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>1. JALUR DOMISILI<\/summary>\n<p>Jalur Domisili adalah jalur dalam penerimaan Murid baru yang diperuntukkan bagi calon Murid yang berdomisili di dalam wilayah penerimaan Murid baru yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah. Paling sedikit&nbsp;<strong>33% (tiga puluh tiga persen)<\/strong>&nbsp;dari daya tampung satuan pendidikan.<\/p>\n<\/details>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-large-font-size wp-elements-27bb6d6dd385077010953807bd52f7b6 is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>2. JALUR PRESTASI<\/summary>\n<p>Jalur Prestasi merupakan jalur penerimaan dengan kuota&nbsp;<strong>minimal 30%<\/strong>&nbsp;yang dapat diikuti oleh calon murid dari dalam maupun luar wilayah SPMB dengan menggunakan bukti prestasi akademik atau nonakademik yang sah dan masih berlaku&nbsp;<strong>maksimal 3 tahun sebelum tanggal akhir pendaftaran (17 Juni 2025).<\/strong><\/p>\n<\/details>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details has-vivid-red-color has-text-color has-link-color has-large-font-size wp-elements-6a89a2c469d4d8fda317a2f28e6da550 is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>3. JALUR AFIRMASI<\/summary>\n<p>Jalur Afirmasi adalah jalur dalam penerimaan Murid baru yang diperuntukkan bagi calon Murid yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan calon murid penyandang disabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p>SPMB Jalur Afirmasi paling sedikit&nbsp;<strong>32% (Tiga Puluh Dua Persen)<\/strong>&nbsp;dari daya tampung di satuan pendidikan<\/p>\n<\/details>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details has-vivid-cyan-blue-color has-text-color has-link-color has-large-font-size wp-elements-ac304945fb6a61f75f33981de04dced1 is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>4. JALUR MUTASI<\/summary>\n<p>Jalur Mutasi adalah jalur dalam penerimaan Murid baru dengan kuota&nbsp;<strong>maksimal 5% (Lima Persen)<\/strong>&nbsp;yang diperuntukkan bagi calon Murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas orang tua\/wali paling lama satu tahun sebelum tanggal&nbsp;<strong>17 Juni 2025<\/strong>, dibuktikan dengan Surat Penugasan dan Surat Keterangan Domisili, serta dapat digunakan bagi anak guru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orang tua mengajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Perpindahan tugas orang tua\/wali pada Jalur Mutasi adalah perpindahan tugas paling dekat antar kabupaten\/kota.<\/p>\n<\/details>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sesuai dengan juknis yang telah keluar, untuk pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru tahun ajarn 2025-2026 ini calon murid baru bisa masuk ke SMANSA dengan memanfaatkan 4 jalur masuk yang sudah disediakan, yaitu jalur domisili, prestasi, afirmasi dan mutasi. Untuk penjelasan singkat dan kuota masing-masing jalur silahkan baca keterangan di bawah (klik judul untuk membuka)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2809,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,9,16,17],"tags":[259,270,334,335],"class_list":["post-2807","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-feature","category-ppdb","category-spmb","tag-ppdb","tag-ppdb-2025","tag-spmb","tag-spmb-2025"],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2807"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2807\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sman1pekalongan.sch.id\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}