[Update] Persyaratan Daftar Ulang PPDB 2021-2022

Selamat untuk semua calon siswa baru SMA 1 Pekalongan yang telah lolos pada seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2021-2022 yang telah berlangsung sejak tanggal 14 Juni 2021. Ini adalah sebuah kesempatan besar yang tidak boleh sia-siakan karena sebentar lagi CPD akan resmi menjadi siswa di SMA 1 Pekalonga dan menyandang gelar sebagai Kartinians. Kartinians sendiri adalah sebutan bagi siswa/siswi di SMA 1 Pekalongan yang telah melekat sejak lama. Hal ini karena SMA 1 Pekalongan sendiri berada di Jl. RA. Kartini dan SMANSA sendiri juga dikenal sebagai SMA  Kartini.

Pastikan kesempatan yang telah didapatkan ini tidak sia-siakan. Sebagai calon siswa di SMANSA harus memulai mempersiapkan diri dan menata diri sedari sekarang. Karena perlu diingat, bahwa kesempatan yang  didapatkan ini merupakan kesempatan yang juga diinginkan oleh teman-teman CPD lain yang tidak lolos masuk ke SMANSA pada PPDB tahun ini.

Untuk melengkapi kesiapan  sebagai calon siswa di SMA 1 Pekalongan, maka calon peserta didik baru harus melengkapi berkas-berkas pendaftaran ulang yang mana berkas-berkas ini sebagian besar sudah  unggah (upload) di website PPDB pada saat pengajuan akun PPDB.

Adapun jadwal daftar ulang adalah 28 Juni s.d 2 Juli 2021 bisa dilihat disini

Berikut ini adalah persyartan daftar ulang yang harus dilengkapi sesuai dengan update terbaru dari Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

PERSYARATAN DAFTAR ULANG

Format lampiran 1,2,3,4 & 8

Gunakan lampiran sesuai dengan jalur masuk pilihan calon peserta didik

Klik disini untuk mengunduh file lampiran 1,2,3,4 & 8 di atas

Guna meminimalisir interaksi antar calon peserta didik dan panitia daftar ulang, maka Peserta didik wajib mengisi kemudian mencetak di rumah masing-masing LAMPIRAN 1, 2, 3, 4  (LEMBAR VERIFIKASI DOKUMEN PERSYARATAN PPDB SMA NEGERI DAN SMK NEGERI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN PELAJARAN 2021/2022) sesuai dengan jalur masuk yang digunakan, serta LAMPIRAN 8 (SURAT PERNYATAAN). Pada bagian poin B (Dokumen Terverifikasi) akan diisi oleh petugas daftar ulang pada saat melakukan daftar ulang di sekolah.


Semua berkas disusun sesuai urutan dan dimasukan ke dalam stopmap :

  • Calon Peserta Didik Baru PUTRA : STOPMAP WARNA MERAH
  • Calon Peserta Didik Baru PUTRI  : STOPMAP WARNA KUNING

Pada bagian kanan atas stopmap untuk berikan tanda huruf sebagai berikut :

  1. Jalur Zonasi : Z (huruf Z)
  2. Jalur Prestasi : P (huruf P)
  3. Jalur Afirmasi : A (huruf A)
  4. Jalur Perpindahatn Tugas Orang Tua : T (huruf T)

SEMUA CALON PESERTA DIDIK ATAUPUN ORANG TUA PENGANTAR WAJIB MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN DENGAN MENGENAKAN MASKER DAN FACESHIELD

  • Bagi siswa yang sakit ataupun masih menunggu hasil test swab covid-19 bisa diwakilkan oleh orang tua atau kerabat yang sehat
  • CPD wajib berseragam sekolah asal sesuai hari daftar ulang serta bersepatu

Sekali lagi selamat dan selamat datang di SMA 1 Pekalongan, semoga kalian bisa menjadi siswa/siswi SMANSA yang berkarakter terpuji, berprestasi, berintegritas dan bertanggung jawab.

Jadwal kedatangan CPD untuk daftar ulang dapat dilihat disini. Pastikan CPD selalu mengikuti perkembangan daftar ulang pada website ini dan sosial media kami

SISWA SMANSA BERANI BERPRESTASI, BERANI BERSAING, MANDIRI & BERTANGGUNG JAWAB

DAFTAR ULANG AMAN PATUHI PROTOKOL KESEHATAN !!

Panggilan Verifikasi Data/Berkas CPD

Diberitahukan kepada semua calon peserta didik (CPD) yang namanya tercantum pada daftar di bawah ini untuk wajib hadir di SMA 1 Pekalongan guna melakukan verifikasi data/berkas pada,

hari : Sabtu

tanggal : 26 Juni 2021

pukul : 8:00wib s.d 11:00wib

pakaian : Seragama sekolah asal dan bersepatu

prokes : Bermasker & Faceshield

Dengan membawa bukti pendukung yang diperlukan seperti yang tertera pada kolom DATA KURANG VALID/TEMUAN.

Berikut ini adalah daftar calon peserta didiknya,


Harap untuk datang tepat waktu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan !!

Vaksin Dosis 2 Untuk Guru & Staff TU

Kamis, 8 April 2021. Setelah sebelum pada tanggal 25 Maret 2021 bapak-ibu guru serta staff Tata Usaha sudah divaksinasi dosis pertama. Maka pada Kamis, 8 April 2021 ini bapak-ibu guru dan Staff Tata Usaha SMA  1 Pekalongan mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua oleh petugas vaksinasi dari puskesmas Klego Pekalongan Timur.

Dengan vaksinasi dosis kedua ini maka lengkap sudah proses vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidikan yaitu bapak ibu guru serta staff Tata Usaha di SMA 1 Pekalongan. Harapannya vaksinasi untuk siswa-siswi dapat segera terlaksana sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka bisa kembali berlangsung di sekolah seperti sedia kala.

Menurut situs alodoket, pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung. Mari ketahui apa saja manfaat vaksin COVID-19 dan siapa yang perlu lebih dulu mendapatkannya.

Meskipun sudah divaksinasi, bapak-ibu guru serta staff Tata Usaha masih tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang ada, baik itu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak minimal 1,5 meter, mengurangi mobilitas atau bepergian, menghindari kerumunan atau berkumpul. Karena vaksinasi bukanlah suntikan untuk menghindarkan dari covid-19, tapi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan imun di dalam tubuh sehingga apabila terkena virus corona maka efeknya tidak fatal. Namun bagi yang sudah divaksin masih bisa menularkan virus corona ini melalui sentuhan ataupun pakaian yang sudah terpapar corona. Oleh sebab itu kepatuhan terhadap protokol kesehatan harus tetap ditaatin guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona ini kepada orang lain yang memiliki imun lemah terutamanya.

Hal-hal yang berhubungan dengan vaksinasi bisa dibaca selengkapnya disini.

Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sejak senin, 5 April 2021 kemarin SMA 1 Pekalongan telah melaksanakan kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) untuk tahun pelajaran 2020-2021 yang selama ini terhalan oleh pandemi corona. Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) ini merupakan salah satu persiapan guna menghadapi tahun pelajaran 2021-2022 yang sebentar lagi akan datang dan kita masih dalam kondisi pandemi corona.

Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) yang sedang berlangsung ini hanya diikuti oleh 3 kelas yaitu kelas X MIPA 6, X MIPA 7 dan X IPS 1 saja. Dimana masing-masing kelas dibagi menjadi dua ruangan yang terhubung oleh pintu diantar kedua ruangan tersebut. Selain itu setiap ruangan yang digunakan untuk uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) ini juga telah dilengkapi dengan Avermedia kamera guna menampilkan penjelasan guru dari ruang satu ke ruangan dua yang mana di ruangan dua ini juga terdapat speaker yang terhubung ke ruangan satu. Guru yang mengajar menggunakan fasilitas Avermedia Kamera, microfon serta speaker yang terhubung ke ruangan dua dapat muncul di layar LCD proyektor di duangan dua juga. Yang mana ini membantu mempermudah bapak-ibu guru dalam menjelaskan serta mengajar dua kelas sekaligus. Untuk simulasinya bisa ditonton pada video di bawah ini.

Kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) ini tetap mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat. Murid yang datang ke sekolah harus sudah mengenakan masker dan faceshield sebelum memasuki lingkungan sekolah. Bila murid lupa membawa faceshield, pihak sekolah juga telah menyiapakan stok faceshield yang sangat cukup untuk digunakan.

Pihak sekolah juga sudah melengkapi kebutuhan guna menunjang protokol kesehatan seperti handsanitizer, sarung tangan medis, tempat cuci tangan yang terletak di setiap sudut sekolah. Siswa yang mengikuti kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka diharuskan membawa minum sendiri dari rumah karena untuk sementara ini kantin dan koperasi sekolah tidak melayani atau tidak dibuka. Selain itu siswa juga dilarang untuk saling pinjam meminjam alat tulis seperti pulpen maupun penghapus dan lain sebagainya.

Saat waktu pulang tiba, semua siswa dikondisikan agar meninggalkan sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Siswa juga harus pulang langsung ke rumah kemudian mengganti pakaian mereka serta disarankan untuk mandi terlebih dahulu sebelum melakukan aktifiatas yang lain. Bapak-ibu guru juga mengontorl siswa saat pulang guna memastikan apakah mereka sudah dijemput oleh orang tua mereka masing-masing atau belum. Hal ini guna mencegah terjadinya kerumunan yang tentu saja itu melanggar protokol kesehatan yang berlaku saat ini.

Sebelum pelaksanaan PTM ini orang tua siswa kelas X MIPA 6, 7 dan IPS 1 juga telah dikumpulkan dan diberikan sosialisasi tentang kegiatan PTM ini guna mendukung dan meminta izin dari orang tua untuk kesuksesan acara ini. Karena tanpa dukungan dari orang tua wali murid dan semua pihak seperti gugus covid di kota Pekalongan, Walikota, petugas kesehatan (puskesmas Klego) yang telah melakukan penyuluhan serta vaksinasi bagi bapak-ibu guru serta staff TU maka kegiatan PTM ini tidak akan terlaksana dengan lancar.

Dari pihak cabang dinas 13 provinsi Jawa Tengah juga terus menghimbau agar semua pihak di SMANSA terus mematuhi protokol kesehatan guna mesukseskan kegaitan PTM ini.

[modula id=”1717″]

Vaksinasi di SMA 1 Pekalongan

Hari ini bapak ibu guru serta staff Tata Usaha di SMA 1 Pekalongan mendapatkan giliran vaksinasi dari kementrian kesehatan Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh petugas dari Puskesmas Klego kota Pekalongan.

Kegiatan vaksinasi ini merupakan salah satu rangkaian dari pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka tahap 1 yang akan dilaksanakan oleh SMA 1 Pekalongan pada tanggal 5 s.d 16 April 2021.

Acara yang dimulai pukul 8:30 di ruang multimedia ini diikuti oleh semua bapak & ibu guru serta staff Tata Usaha yang telah memenuhi persyaratan vaksinasi. Karena sebelum di suntik vaksin bapak ibu guru harus melakukan dengan dipandu dokter yang bertugas guna mengetahui riwayat penyakit dan gejala-gejala yang memungkinkan untuk tidak divaksinasi pada hari ini.

Dengan divaksinnya bapak & ibu guru serta staff Tata Usaha ini harapannya membantu kesiapan SMA 1 Pekalongan dalam uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada 5 April 2021 nanti.