MPLS Langkah Awal di SMANSA: Menenun Harapan Tanpa Perpeloncoan Jurnalistik SMANSA 13 July 2026

MPLS Langkah Awal di SMANSA: Menenun Harapan Tanpa Perpeloncoan

PEKALONGAN — Jarum jam baru saja menunjuk pukul 07.00 WIB ketika terik matahari pagi mulai menghangatkan Lapangan SMAN 1 Pekalongan (SMANSA), Senin (13/7). Ratusan pasang mata, mulai dari para guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa, berdiri tegap penuh khidmat. Namun, ada yang berbeda pagi itu. Di antara barisan, tampak wajah-wajah baru yang dipenuhi bauran rasa: cemas, penasaran, sekaligus bangga.

Hari itu adalah babak baru. SMAN 1 Pekalongan resmi memulai tahun ajaran 2026-2027 yang ditandai dengan Upacara Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Suasana khidmat kian terasa saat Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII, Ibu Diah Ayu Ratna Sari, S.T., M.T., selaku pembina upacara, melangkah maju. Kehadirannya bukan sekadar untuk membuka seremonial tahunan, melainkan membawa pesan penting tentang wajah pendidikan yang ramah dan aman.

“MPLS ini adalah momen untuk mengenal sekolah secara menyeluruh,” ujar Diah Ayu di hadapan para peserta upacara. “Kenali lingkungan sekolahmu, kenali Bapak-Ibu guru dan staf tata usaha, kenali teman-temanmu, dan kenali juga kakak kelasmu.”

Lebih lanjut, Diah Ayu memberikan catatan tebal yang menjadi ruh pelaksanaan MPLS tahun ini. Ia menegaskan bahwa era ospek yang menakutkan sudah lama usai. Di SMANSA, kenyamanan siswa adalah prioritas utama.

“MPLS tidak boleh ada perpeloncoan, bahkan tidak boleh ada kekerasan. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan ramah terhadap anak,” tegasnya disambut anggukan setuju dari para guru dan orang tua murid yang hadir.

 

Simbol Mulainya Perjalanan Baru

Ketegangan khas hari pertama sekolah perlahan mencair ketika prosesi sakral dimulai. Secara simbolis, Ibu Kacabdin menyematkan tanda peserta MPLS kepada dua orang perwakilan siswa baru putra dan putri. Ketukan tanda dibukanya acara tersebut menjadi penanda resmi bahwa status mereka kini telah berubah: mereka adalah bagian dari keluarga besar SMANSA.

Tepat pukul 07.45 WIB, upacara ditutup dengan tertib dan lancar. Namun, keseruan tidak berhenti di situ. Lapangan sekolah segera bergemuruh dengan tepuk tangan saat acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan jajaran Bapak/Ibu guru serta staf tata usaha. Satu per satu wajah yang akan membimbing mereka selama tiga tahun ke depan diperkenalkan, mengubah suasana formal menjadi penuh kehangatan.

Bagi para siswa baru, 45 menit di lapangan sekolah pagi ini bukan sekadar upacara bendera biasa. Ini adalah gerbang awal mereka untuk mengejar mimpi, di sebuah lingkungan baru yang berjanji akan merangkul mereka dengan aman, ramah, dan tanpa rasa takut. Selamat datang di SMANSA!

Write a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top
Pengumuman Hasil SPMB 2026

Hasil akhir Seleksi Penerimaan Murid Baru tahun ajaran 2026-2027 dapat dilihat disini