Ikhtiar dan Tawakal: SMA Negeri 1 Pekalongan Sambut TKA dengan Khataman dan Istighasah Jurnalistik SMANSA 31 October 2025

Ikhtiar dan Tawakal: SMA Negeri 1 Pekalongan Sambut TKA dengan Khataman dan Istighasah

image4

Pekalongan – Jumat pagi yang cerah di penghujung Oktober menjadi saksi sebuah momen penuh makna di Masjid Al-‘Alim, SMA Negeri 1 Pekalongan. Siswa kelas XII berkumpul, kali ini bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk berserah diri dalam doa. Mereka mengikuti kegiatan Khataman Al-Qur’an dan Istighasah, sebuah tradisi spiritual yang menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi masa-masa akhir sekolah namun kali ini untuk mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

TKA, yang akan digelar awal November mendatang, merupakan asesmen standar untuk mengukur capaian akademik siswa sesuai kurikulum, memberikan gambaran mutu pendidikan, dan mendukung seleksi masuk perguruan tinggi jalur prestasi. Namun, bagi SMA Negeri 1 Pekalongan, persiapan TKA ini bukan hanya soal belajar dan latihan soal. Ada dimensi lain yang tak kalah penting: ketenangan batin dan kekuatan spiritual.

 

Dengan Al-Qur’an, diharapkan siswa diberi ilmu oleh Allah SWT, memiliki akhlak yang baik, serta mendapat pertolongan melalui istighasah,” ujar Bapak Nur Taufik, S.Ag., Guru Pendidikan Agama Islam sekaligus pembimbing kegiatan. Ia menekankan bahwa spiritualitas adalah salah fondasi penting dalam menghadapi tantangan akademik.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan. Di balik lantunan ayat suci dan doa bersama, tersimpan harapan besar: agar para siswa diberi kelancaran, keteguhan hati, dan hasil terbaik dalam melaksanakan TKA. Lebih dari itu, keberhasilan mereka juga menjadi kebanggaan bagi sekolah dan almamater tercinta.

Persiapan acara dilakukan dengan penuh dedikasi. Bapak-Ibu guru PAI bekerja sama dengan Organisasi Ekstrakurikuler Remaja Masjid Al-‘Alim (RaaMA), yang berperan aktif dalam penataan tempat, pelaksanaan doa, hingga memastikan suasana tetap khidmat. Meski ada beberapa siswa yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan, semangat kebersamaan tetap terasa kuat.

Di akhir acara khataman dan Istighasah, seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti masjid, seolah menjadi penutup yang sempurna dari rangkaian kegiatan Khataman dan Istighasah. Bagi para siswa, ini bukan hanya tentang TKA, tetapi tentang keyakinan bahwa usaha harus selalu diiringi dengan doa.

Khataman Al-Qur’an dan Istighasah di SMA Negeri 1 Pekalongan menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya soal angka dan nilai, tetapi juga tentang membentuk karakter, memperkuat iman, dan menanamkan nilai-nilai spiritual dalam setiap langkah perjuangan.

Kesuksesan bukan hanya hasil dari usaha, tetapi juga restu dan doa

Yang paling menyentuh, kegiatan ditutup dengan momen penuh haru: seluruh siswa kelas XII berjalan menuju ruang guru dan staf Tata Usaha, bersalaman, dan memohon doa restu. Sebuah tradisi yang memperkuat ikatan batin antara murid dan pendidik, serta menjadi simbol bahwa kesuksesan bukan hanya hasil dari usaha, tetapi juga restu dan doa.

Khataman Al-Qur’an dan Istighasah ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap perjuangan, ikhtiar harus berjalan beriringan dengan tawakal. Dengan semangat itu, para siswa SMA Negeri 1 Pekalongan melangkah menuju TKA, membawa harapan, doa, dan tekad untuk meraih hasil terbaik.

 

Reporter : Indah Nurul Qomariyah (X Kartini 6), Novalino Prabu Mahardika (X Kartini 6), Delano Zeco Javier (X Kartini 9).

Write a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top